Profil Juri Tangguh Awards 2026
Kategori Video Edukasi
Nama
: Upie Guava (Lutfie Abdullah)
Profesi
: Professional Film Director
Karya Terbaru
UpieGuava (Lutfie Abdullah) adalah seorang sutradara, cinematographer, creative director & technology specialist yang sudah berkarir di Industri sejak tahun 2002.
Banyak dikenal dari karya-karya video musik antara lain Rossa, Noah, Ungu, Lyodra, Vorgoun, Sammy Simorangkir, Cakra Khan, Kris Dayanti, Atta & Aurel, Titi DJ, Ari Lasso, Gigi , Arman Maulana, Tissa Biani dan lain lain, termasuk beberapa Artis Regional dan Internasional.
Diluar Video Musik, ia juga mengerjakan banyak Tv commercial dan beberapa karya film Pendek / Limited Series.. diantara nya adalah : Surat Cinta Untuk Starla, Aku dan Mesin Waktu, Seluruh Nafas ini dan lain lain.
UpieGuava juga menjadi orang yang pertama di Indonesia yang mengadaptasi teknologi XR Virtual Production sebagai penunjang dari ecosystem film di Indonesia dan menjadi founder dari DossGuava XR studio yang berlokasi di Pejaten Barat, Jakarta Selatan
Kategori Komik
Nama
: Faza Meonk (Faza Ibnu Ubaidillah Salman)
Profesi
: Visual Artist | Comic Artist | Creative Director
Karya Terbaru
Faza Meonk adalah seorang seniman multidisiplin dan penutur cerita yang paling dikenal sebagai pencipta Si Juki, salah satu karakter komik paling ikonik di Indonesia. Sebagai lulusan jurusan Animasi dari Universitas Bina Nusantara, Faza memulai perjalanan profesionalnya sebagai komikus pada tahun 2011 lewat peluncuran Si Juki, sebuah karakter satir yang dengan cepat meraih basis penggemar setia. Sejak saat itu, ia telah menerbitkan lebih dari 70 judul komik Si Juki, mengukuhkan posisinya sebagai sosok terkemuka dalam industri komik Indonesia.
Faza memperluas kiprah kreatifnya ke dunia perfilman dengan berperan sebagai penulis naskah sekaligus sutradara untuk Si Juki The Movie: The Day of Judgement Committee (2017) dan Si Juki The Movie: Treasure of Monkey Island (2024). Kedua film tersebut berhasil memenangkan penghargaan bergengsi untuk kategori Film Animasi Panjang Terbaik di Festival Film Indonesia.
Selama bertahun-tahun, Faza telah berpartisipasi dalam lebih dari 50 pameran, termasuk ajang pameran komik, seni, dan designer toy. Pada tahun 2022, ia menggelar pameran tunggal pertamanya di Jakarta yang bertajuk Jukiverse Exhibition, sebuah perayaan imersif atas semesta kreatif ciptaannya.
Ia juga telah berkolaborasi dengan berbagai merek serta kekayaan intelektual (IP) berskala global dan regional termasuk SpongeBob SquarePants, LaLiga, dan Garfield yang membuktikan fleksibilitas serta pengaruhnya di industri kreatif.
Nama
: Upie Guava (Lutfie Abdullah)
Profesi
: Visual Artist | Comic Artist | Creative Director
Karya Terbaru
Faza Meonk adalah seorang seniman multidisiplin dan penutur cerita yang paling dikenal sebagai pencipta Si Juki, salah satu karakter komik paling ikonik di Indonesia. Sebagai lulusan jurusan Animasi dari Universitas Bina Nusantara, Faza memulai perjalanan profesionalnya sebagai komikus pada tahun 2011 lewat peluncuran Si Juki, sebuah karakter satir yang dengan cepat meraih basis penggemar setia. Sejak saat itu, ia telah menerbitkan lebih dari 70 judul komik Si Juki, mengukuhkan posisinya sebagai sosok terkemuka dalam industri komik Indonesia.
Faza memperluas kiprah kreatifnya ke dunia perfilman dengan berperan sebagai penulis naskah sekaligus sutradara untuk Si Juki The Movie: The Day of Judgement Committee (2017) dan Si Juki The Movie: Treasure of Monkey Island (2024). Kedua film tersebut berhasil memenangkan penghargaan bergengsi untuk kategori Film Animasi Panjang Terbaik di Festival Film Indonesia.
Selama bertahun-tahun, Faza telah berpartisipasi dalam lebih dari 50 pameran, termasuk ajang pameran komik, seni, dan designer toy. Pada tahun 2022, ia menggelar pameran tunggal pertamanya di Jakarta yang bertajuk Jukiverse Exhibition, sebuah perayaan imersif atas semesta kreatif ciptaannya.
Ia juga telah berkolaborasi dengan berbagai merek serta kekayaan intelektual (IP) berskala global dan regional termasuk SpongeBob SquarePants, LaLiga, dan Garfield yang membuktikan fleksibilitas serta pengaruhnya di industri kreatif.
Kategori Foto Tunggal
Nama
: Oscar Motuloh
Profesi
: Jurnalis Foto, Kurator Fotografi, Edukator, dan Tokoh Kebudayaan
Karya Terbaru
Oscar Motuloh adalah seorang jurnalis foto senior, kurator fotografi, edukator, dan tokoh kebudayaan terkemuka di Indonesia. Atas kontribusi mendalamnya di bidang pendidikan, kemanusiaan, kebudayaan, serta rekam jejak panjangnya di dunia fotografi jurnalistik, ia dianugerahi gelar kehormatan Empu Ageng (setara dengan Doktor Honoris Causa) oleh Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta.
Selama lebih dari tiga dekade mengabdi di LKBN ANTARA (1988–2019), ia mengemban berbagai posisi krusial, mulai dari jurnalis foto di Divisi Press Photo, Direktur ANTARA Foto (2004–2009), hingga Direktur Eksekutif Museum dan Galeri Foto Jurnalistik Antara (GFJA) (2000–2019). Di luar karier jurnalistiknya, ia aktif sebagai kurator seni visual internasional, pendiri Yayasan Riset Visual mataWaktu, pengajar jurnalisme foto, serta penulis buku fotografi. Karya-karya fotografi tunggalnya yang bergengsi, seperti Soulscape Road dan Voice of Angkor, telah dipamerkan di berbagai galeri nasional hingga internasional, termasuk di Belanda dan Kamboja